Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk menyiapkan jadwal khusus petugas angkut sampah. Selain itu jelasnya, pihak terkait, seperti perangkat kampung, pengelola tempat wisata serta para pengunjung atau wisatawan sudah semestinya bertanggung jawab untuk tetap menjaga kebersihan.
Sebab, lonjakan sampah akan meningkat menjelang atau pun sesudah musim liburan diakibatkan karena produktivitas baik itu dari industri maupun rumah tangga yang juga ikut meningkat. “Biasanya jumlah sampah yang berserakan akan jauh lebih banyak, terutama setelah malam tahun baru," ungkapnya, Jumat (22/12/2023).
Selain itu, agar tumpukan sampah tidak terjadi, dirinya meminta petugas kebersihan meningkatkan kinerjanya lagi. "Tetapi tetap kami usahakan ada insentif tambahan untuk para petugas kebersihan," tambahnya.
Gamalis mengaku, alat berat yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) saat ini kondisinya memang sudah tidak layak dan membutuhkan peremajaan, dan sudah diusulkan untuk perbaikan dengan melibatkan pihak ketiga atau perusahaan yang ada di Berau.
Dirinya berharap agar pihak perusahaan yang beroperasi di Berau juga dapat ikut berkontribusi mencegah terjadinya penumpukan sampah menjelang dan sesudah perayaan Natal.
“Semoga pihak perusahaan mau meminjamkan alat beratnya untuk mengangkut tumpukan sampah di TPA Bujangga, karena perusahaan juga sudah dapat untung dari Berau,” pungkasnya.
Editor: Maruly Z