Dalam apel hadir Plt Asisten II Setda Berau, Ilyas Natsir dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
"Karena momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat," ungkap, Ilyas Natsir.
Berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2024 diperkirakan mencapai 107,63 juta orang atau 143,65 persen. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 63,46 juta orang.
Selain itu, perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampaye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi. "Operasi Lilin jelang Nataru ini akan dimulai dari tanggal 22 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024," ujarnya.
Secara nasional, operasi ini melibatkan 129.923 personel yang terdiri dari TNI-Polri serta stakeholder terkait lainnya yang ditempatkan pada 1.668 pos pengamanan, 670 pos pelayanan, dan 113 pos terpadu untuk menjamin keamanan 49.676 objek pengamanan.
"Khususnya, pada lokasi dan jalur menuju objek wisata jangan sampai terjadi kemacetan. Sediakan kantong parkir yang memadai, pengaturan jalur keluar masuk dan pengaturan lokasi pedagang agar masyarakat dapat berwisata dengan nyaman," tegasnya.
Selanjutnya pada sisi Kamtibmas, untuk menjamin pelaksanaan ibadah Natal berlangsung dengan aman dan khidmat, dengan memastikan setiap lokasi ibadah sudah disterilisasi dan libatkan ormas-ormas keagamaan dalam kegiatan pengamanan sebagai wujud toleransi beragama, serta pastikan kehadiran negara pada setiap kegiatan ibadah masyarakat.
Tak kalah penting adalah lakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga bahan pokok penting (Bapokting) mengimbau pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan stok. Apabila diperlukan, maka petugas bisa melakukan penegakan hukum secara prosedural, namun jangan ketersediaan stok sampai mengganggu distribusi dan pangan di lapangan.
Begitu juga dengan BBM, lakukan monitoring ketersediaan stok BBM dan berikan dukungan kepada Pertamina agar dapat melayani masyarakat dengan baik.
"Dan tak kalah penting adalah terus selama soliditas tingkatkan sinergisitas dan karena hal tersebut merupakan pelaksanaan tugas, kunci utama keberhasilan operasi," tandasnya.
Editor: Maruly Z