Ular Dipong Hampir Punah di Kubar karena Dikonsumsi
2 menit baca7.174 kali dibaca

SENDAWAR – Guna menjaga dari kepunahan sejumlah binantang reptil, Komunitas Sendawar Reptile (SR) Kutai Barat (Kubar) berkampanye ‘Save Dipong’. Yakni mengantisipasi kepunahan reptil ular dari berbagai jenis ular yang ada di Kubar.
Salah satu jenisnya adalah ular Dipong memiliki keunikan tersendiri. Bentuk tubuhnya gempal, namun panjangnya hanya berkisar sekira satu meter. Tidak berbisa dan sering ditemui di sekitar hutan, perkebunan sawit dan daerah lembab lainnya. “Ular Dipong termasuk famili phytonidae, yakni Phyton Curtus Breittenstein. Ia memiliki banyak sebutan, seperti Ripung, Lepong, Puraca, Sanca Gendang. Merupakan ular endemik Kubar. Semakin bertambah usianya, maka badannya semakin membesar. Namun pertumbuhan badannya tidak sesuai dengan panjangnya,” jelas Ketua Komunitas SR, Arya Artha kepada wartawan, Sabtu (23/9) saat ia bersama rekannya memamerkan sejumlah reptil di Alun-alun Itho, di komplek Perkantoran Pemkab Kubar di Sendawar, Sabtu (23/9) lalu.










