Sakirman mengatakan, lampu PJU merupakan salah satu kebutuhan masyarakat saat malam hari. Namun, apa jadinya jika lampu-lampu tersebut tidak menyala atau sudah tidak berfungsi lagi. Pasalnya, beberapa titik lampu di Kabupaten Berau tampak padam akibat mengalami kerusakan, bahkan beberapa jalan belum dipasangi lampu PJU “Beberapa titik di kota saja PJU-nya banyak yang tidak berfungsi, apalagi di kampung-kampung,” ujarnya.
Menurutnya, lampu PJU sangat penting untuk dipasang karena merupakan bagian dari menjaga keselamatan pengguna jalan atau pengendara saat melintas di malam hari. Selain itu, banyak masyarakat dan pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi jalan yang gelap tanpa penerangan PJU. Selain khawatir menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan, kondisi jalan yang gelap juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kriminalisasi.
“Kami sudah pernah lakukan rapat dengar pendapat dan ada beberapa rencana bantuan yang sampai saat ini juga belum terealisasi. Yang informasinya sendiri kita dapatkan dari kementerian dan sebagainya,” ungkapnya.
Politisi PKS itu akan mengupayakan penanganan lampu PJU yang belum memadai atau belum tersedia terutama di kampung-kampung, akan direalisasikan pada tahun anggaran 2024 mendatang. “Harapan kita mudah-mudahan untuk saat ini jalur-jalur kota ada pemasangan PJU di titik-titik rawan. Nanti akan coba kita bahas kembali dengan Dinas Perhubungan kira-kira titik-titik urgent yang daerah perkotaan yang mesti wajib kita adakan di tahun 2024,” terang Sakirman.
Mengenai PJU ini, tidak lepas dari kenyamanan masyarakat baik itu pejalan kaki, berkendaraan dan lainya. Jika telah memadai kekhawatiran akan tindak kriminalitas, kecelakaan di daerah yang belum memiliki PJU dapat tertangani.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengingatkan, kepada aparatur lintas camat, lurah, dan RT untuk segera melakukan pengajuan atau laporan terkait sarana jalan, sanitasi dan penerangan jalan umum (PJU). Menurutnya, bila terjadi kerusakan atau belum adanya realisasi perbaikan PJU untuk mengkoordinasikan kepada OPD terkait.
Terutama, daerah perkotaan yang rawan terjadi kecelakaan dan kriminal. Ia berharap, ada kerja sama mulai dari masyarakat, RT, lurah dan camat untuk membenahi kota Tanjung Redeb dan memberikan dampak yang baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. "Ini wajib jalan di Kecamatan Tanjung Redeb itu semuanya bagus. Yang berlubang silahkan komunikasikan. Kalau memang belum dianggarkan, bisa dilakukan TRC," tutupnya.
Editor: Maruly Z