“Saya yakin, seluruh sumber daya dan instrumen yang ada di Kabupaten Berau akan membangkitkan kreativitas berkarya, yang bersumber dari ide dan inovasi kearifan lokal,” ujarnya, Jumat (3/11/2023).
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan bahwa pengembangan sektor pariwisata yang saat ini sedang gencar dibangun jangan hanya tinggal janji. "Ya jangan hanya tinggal janji. Ya mohon maaf saya harus keras juga. Harus ada komitmen ketegasan yang baik oleh Pemkab Berau," tegasnya.
Dirinya mencontohkan, seperti di Kampung Tumbit Dayak, Kampung Bina Baru yang telah ditetapkan pemerintah daerah menjadi kampung wisata harusnya terus diperhatikan.
Pasalnya, masyarakat kampung terutama daerah yang jauh dari kota, tidak akan mampu tanpa ada dukungan dana dari Pemerintah Daerah. Menurut Madri, dengan APBD yang dimiliki Kabupaten Berau cukup besar, sangat disayangkan bila anggaran tersebut tidak digunakan atau disalurkan secara maksimal untuk membantu peningkatan kampung-kampung.
"Ya maksud saya ya kita berkomitmen lah dengan jelas. Contoh kita selalu berfikir bagaimana meningkatkan kehadiran wisatawan ke Berau. Bikin kalender wisata di Berau," bebernya.
Dirinya pun mengingatkan kepada pemerintah daerah agar kegiatan-kegiatan yang memiliki potensi untuk mempromosikan pariwisata Berau agar bisa dibuatkan dalam kalender event tahunan atau kalender wisata.
"Ya yang makan wisatawan dari luar, mereka yang menilai. Lalu perahu panjang dibuat juga kalender tahunan, kalau perlu kita libatkan wisatawan luar daerah atau mancanegara itu kan bisa menjadi kebanggaan wisatawan dan warga Berau untuk ikut terjun di acara kearifan lokal kita," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin