Kapolsek Teluk Bayur, Iptu Alimuddin mengatakan, kejadian kebakaran tersebut berawal saat Firmawati sedang menuangkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dari jeriken ke botol-botol untuk dijual. Tidak jauh dari lokasi rumah, terlihat ada anak-anak yang berusia sekitar 11 tahun sedang bermain korek api yang berjarak hanya sekitar 2 meter.
Seketika, api menyambar BBM tersebut dan merambat dengan cepat ke bangunan rumahnya hingga ke mobil miliknya. “Mobil korban pun juga ikut terbakar,” ucapnya.
Rusli Efendi yang merupakan pemilik rumah, langsung meminta bantuan kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Teluk Bayur dan menghubungi pemadam kebakaran. Kejadian tersebut menggegerkan masyarakat sekitar. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 19.15 WITA untuk melakukan proses pemadaman.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WITA. Diketahui, akibat kejadian ini, istri dan anak Rusli mengalami luka bakar di tangan dan wajah. “Kasus kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan unit Reskrim Polsek Teluk Bayur,” tuturnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat mengatakan, korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai untuk mendapatkan perawatan. BPBD Berau menurunkan 1 unit Damkar posko Teluk Bayur, 3 unit Damkar posko Tanjung Redeb, dan 1 unit Damkar posko Gunung Tabur. “Proses pemadaman dibantu pihak TNI-POLRI, PMI dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin