FKDM merupakan mitra pemerintah daerah serta perpanjangan tangan kepada masyarakat yang bertujuan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Terlebih dalam waktu dekat ini ada agenda penting yang melibatkan masyarakat luas seperti Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) dan Pemilihan Umum (Pemilu) secara serentak tahun 2024.
Sehingga para pengurus FKDM Berau diharapkan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan stabilitas keamanan wilayah dan meningkatkan kewaspadaan anggota pengurus dalam mendeteksi potensi gangguan Kamtibmas secara terarah, terkoordinasi dan berkesinambungan.
“Tentu hal ini harus diantisipasi sejak dini. Karena sangat rawan terjadi gesekan di masyarakat. Apalagi kegiatan Pilkada, Pemilu bahkan Pilkakam juga menjadi masa rawan,” ucapnya.
Ia berharap, kepada para pengurus FKDM untuk senantiasa menjalin kerja sama yang intensif dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, sehingga sinergitas tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di bidang kewaspadaan dini di Kabupaten Berau.
Sri Juniarsih meyakini dari 11 orang pengurus FKDM tingkat Kabupaten Berau dan 117 orang pengurus FKDM tingkat kecamatan mendapatkan pengetahuan dan menambah wawasan dalam rangka meningkatkan mutu dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Selain FKDM diharapkan dapat memberikan serta menyampaikan informasi yang akurat yang baik kepada pemerintah maupun masyarakat.
Sementara itu, Ketua FKDM Kabupaten Berau, Datu Supriatma mengatakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pihaknya akan menjalin kerja sama dari setiap pihak yang terkait untuk membangun kondusifitas Kabupaten Berau.
Selain itu, dirinya akan turut membantu pemerintah daerah dalam upaya melakukan deteksi dini terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.
“Apalagi dalam waktu dekat kita akan menghadapi pesta demokrasi, sehingga kami FKDM akan berusaha untuk mampu melakukan upaya-upaya pendektesian dini kepada segala bentuk potensi konflik yang ada,” tutupnya.
Editor: Maruly Zainuddin