"Alhadulillah, RSB ini sudah hampir selesai, tinggal melengkapi yang belum rampung," ujarnya kepada korankaltim.com, Senin (9/10/2023).
Sri berharap, pembangunan RSB ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai perencanaan yang telah di targetkan. Dia juga menambahkan, pembangunan RSB ini merupakan inisiasi dari Baznas pusat, dan Kabupaten Berau menjadi daerah ke delapan yang memiliki RSB serta dan merupakan yang terbesar.
Menurutnya, keberadaan RSB ini sangat penting untuk membantu para kaum dhuafa, seperti masyarakat yang kurang mampu akan mendapatkan pelayanan Kesehatan secara gratis.
"Jadi di sini (RSB) bisa melayani pasien mustahik (kurang mampu) dan mandiri. Sehingga RSB ini sangat dinantikan dan diharapkan (pembangunannya) dapat selesai sesuai target," ujarnya.
Ia mengatakan, pihak Baznas saat ini sedang mempersiapkan alat-alat kesehatan dan pendukung lainnya yang akan didatangkan dari Surabaya. Selain itu, RSB Berau juga akan dilengkapi dengan pelayanan tujuh poli, termasuk layanan cuci darah dan medical check up.
Ia pun meminta agar layanan kesehatan yang sudah ada saat ini tidak dibeda-bedakan dan RSB yang ada saat ini dapat membantu pelayanan Kesehatan di Berau. "Yang jelas semua layanan kesehatan dimana pun itu harus maksimal," tutupnya.
Editor: Maruly Zainuddin