Mereka datang untuk melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 tahun 2023. Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Berau Gamalis siang tadi. Prajurit TNI bersama Polri dan instansi pemerintah akan diterjunkan ke masyarakat untuk bergotong royong membangun desa.
Komandan Kodim (Dandim) 0902/Berau, Letkol Inf Dony Fatra mengatakan, sebanyak 150 personel dilibatkan dalam TMMD Ke-118 yang berlokasi di RT 01 dan 05, Kampung Melati Jaya selama 34 hari, sejak hari ini hingga 19 Oktober 2023. Sasaran kegiatan TMMD ini terbagi menjadi dua yakni sasaran fisik dan non fisik.
Sasaran fisik yakni peningkatan jalan dengan lebar 7 meter dan panjang 2.000 meter dari RT 01 dan 05, lalu pembuatan MCK sebanyak 2 unit dengan ukuran 2x4 meter, serta pembuatan jembatan yang belokasi di Sekolah MTs Nurul Qodi dengan ukuran 2x4 meter.
Sementara sasaran non fisik diantaranya penyuluhan KB-kesehatan, bela negara, kerukunan beragama, narkoba, hukum, karhutla, pertanian dan peternakan serta penyuluhan kampanye kreatif, kamtibmas, perikanan, stunting dan sosialisasi pemilu tahun 2024.
"Ada dua sasaran tambahan yakni pengadaan air bersih dan satu unit rehab rumah tidak layak huni," jelas Dony Kepada Korankaltim.com.
Sumber anggaran kegiatan dari penanggung jawab operasi (PJO) TMMD ke 118 dan Pemerintah Kabupaten Berau. Awalnya ada tiga kecamatan yang mengusulkan yaitu Kecamatan Sambaliung, Kecamatan Tanjung Redeb dan Kecamatan Gunung Tabur.
Setelah disurvei akhirnya Kecamatan Gunung Tabur yang dipilih. "Pemilihan itu karena kondisi Kampung Melati Jaya masih memerlukan perhatian lebih," ungkap Dony
Editor: Aspian Nur