Bupati Berau Sri Juniarsih Mas didampingi Wakil Bupati Gamalis memimpin proses pembukaan Jembatan Sambaliung untuk dilewati kendaraan roda empat tersebut Bersama Ketua DPRD Berau Madri Pani dan Wakil Ketua I DPRD Berau Syarifatul Syadiah serta Forkopimda Berau.
Pembukaan Jembatan Sambaliung untuk kendaraan roda empat menjadi rangkaian dan kepentingan untuk acara Hari Jadi ke-70 Kabupaten Berau.
Pembukaan jembatan untuk roda empat juga sesuai dengan surat dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kalimantan Timur yang sudah memberikan izin untuk membuka akses jembatan tersebut. "Tapi harus tetap berhati-hati karena kekuatan jembatan ini baru 85 persen," kata Sri Juniarsih kepada Korankaltim.com disela peresmian pembukaan jembatan tersebut.
Pembukaan secara bertahap ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat khususnya yang mobilitas melewati Jembatan Sambaliung. Sri Juniarsih berharap kendaraan yang boleh melintasi kendaraan minibus, pikap kosong tanpa muatan dan mobil ambulans atau mobil jenazah yang semuanya dengan beban dibawah 4 ton.
"Untuk kendaraan besar, seperti truk sawit, minyak itu belum boleh melintasi jembatan, harus lewat penyeberangan," tegas Sri.
Pembatasan kendaraan yang melintasi jembatan dilakukan sebab masa kekuatan beton pada tiang pancang jembatan belum mencapai 100 persen.
Diharapkan dengan dibukanya Jembatan Sambaliung untuk kendaraan roda dua dan roda empat dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang sempat terhambat akibat perbaikan jembatan. “Akhir bulan ini diresmikan gubernur, sambil menunggu semua betul-betul selesai," pungkas Sri.
Editor: Aspian Nur