Acara tersebut berlangsung meriah dan berhasil memikat mata penonton dengan penampilan dari beberapa pesulap lokal se-Kaltim tak terkecuali penampilan dari Pesulap Merah. Ditemui usai acara, CEO Hayati Production, Oktavia mengatakan, dirinya merasa bangga telah berhasil dalam menyukseskan acara tersebut dengan menampilkan beberapa bintang tamu. "Dengan waktu persiapan yang singkat kami senang acara ini dapat berjalan dengan lancar," ucapnya.
Oktavia mengakui ada beberapa kendala yang dihadapi saat acara berjalan. Namun, menurutnya kendala itu merupakan hal yang sering terjadi. Dengan kontribusi serta kekompakan dari seluruh panitia pihaknya dapat menutupinya sehingga acara tersebut bisa tetap berjalan."Pasti ada kendala, namun dapat kami atasi," tuturnya.
Oktavia menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan banyak tiket akan tetapi sudah terjual habis sebelum acara berlangsung. Pada saat acara, pihaknya menyiapkan 10 tiket untuk dijual di meja registrasi. "Memang ada beberapa kursi yang kosong, mulai dari kursi VIP hingga reguler. Ada beberapa tamu kami yang tidak bisa hadir karena sakit dan berhalangan hadir," ujarnya.
Dirinya berharap, acara tersebut menjadi wadah bagi pecinta sulap dan menjadi hiburan bagi masyarakat di Berau. "Setelah ini kami berencana akan mengadakan event musik di Berau. Mohon doanya agar yang kami rencanakan bisa berjalan dengan lancar," tandasnya.
Sementara itu, Marchel Radhival atau Pesulap Merah mengatakan, dirinya senang melihat antusias masyarakat Berau yang menikmati pertunjukan pada hari ini.
"Ini merupakan pengalaman pertama saya tampil di Kalimantan Timur. Antusias dari pecinta sulap di Berau sangat luar biasa. Ini menjadi pengalaman yang sangat menggembirakan, apalagi ini kali pertama saya tampil di Kalimantan Timur," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin