Kapala Bidang Mutasi Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (Kabid BKPP) Berau Iwan Setiawan mengatakan posisi Sekda Berau sementara kosong dan akan diganti dengan Pelaksana Tugas (Plt), namun hingga saat ini belum ada yang ditunjuk langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih.
Sampai hari ini Sri Juniarsih belum menunjuk siapa yang akan menjadi Plt Sekda Berau. “Pemilihan Sekda mungkin dalam waktu satu atau dua bulan mendatang," kata Iwan kepada Korankaltim.com Jumat (1/9/2023) hari ini.
Sudah ada delapan calon pengganti Sekda Berau yang mendaftar dan berdasarkan jadwal seleksi, pada 2 September para peserta akan melakukan presentasi makalah, dilanjutkan dengan proses asesmen dan uji kompetensi yang dilakukan BKD Makassar, Sulawesi Selatan, yang telah memiliki lembaga asesor. “Nanti terakhir wawancara dan hasil akhirnya bakal diumumkan akhir September mendatang,” papar Iwan.
Terpisah, Ketua DPRD Berau Madri Pani menyarankan kepada bupati dalam memilih Sekda Berau harus melihat profil dan kinerja baik dari bawah hingga atas.
Tidak perlu harus pandai, tetapi bagaimana peran Sekda Berau nantinya dapat memback-up bupati dan bertanggungjawab atas aspirasi masyarakat serta bisa memberikan solusi. "Kedua, jangan berfikir kalau menduduki jabatan itu nanti ujung-ujungnya mau politik," sebut Madri.
Pasalnya jabatan Sekda merupakan ujung tombak bupati baik dalam mengontrol pegawai ataupun program-program kerja bupati. Sehingga program bupati bisa tercapai minimal 90 persen. "Bagus lagi kalau bisa 100 persen,” tegasnya.
Mengenai delapan calon yang sudah mendaftar, Madri menyebut cocok atau tidaknya semua itu tergantung dari pilihan kepala daerah. Sebab bila dirinya menyimpulkan sendiri mungkin saja tidak sesuai dengan keinginan bupati. "Kalau bupati salah pilih, maka ini menjadi birokrasi pemerintah yang sangat tidak bagus," pungkas Madri Pani.
Editor: Aspian Nur