Program Jumat Curhat dicanangkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit dengan tujuan agar masyarakat bisa menyampaikan langsung permasalahan dan keluhan di lingkungannya kepada polisi.
Kasi Humas Polres Berau Iptu Suradi, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan mendengarkan langsung keluhan serta masukan dari pekerja dan awak kapal di wilayah Kecamatan Sambaliung. "Ada 10 keluhan yang sering dikeluhkan masyarakat menurut survei nasional," kata Suradi kepada Korankaltim.com disela kegiatan Jumat Curhat tersebut.
Ke-10 keluhan tersebut antara lain patroli, kenakalan remaja, konflik ditengah masyarakat, ketidaktertiban berkendara, sambang Bhabinkamtibmas, keluhan fasilitas umum, pelayanan SIM, pencurian, peredaran narkoba dan peredaran miras.
“Kegiatan ini untuk memberikan kesempatan kepada para pekerja dan awak kapal untuk menyampaikan keluhan yang mereka alami baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan tempat tinggal,” paparnya.
Satu diantara keluhan yang disampaikan adalah dermaga pendaratan kapal yang dianggap terlalu mepet sehingga kapal sulit untuk bersandar dengan baik.
Keluhan ini dijawab oleh Salman dari PPI Sambaliung yang menjelaskan proyek pembangunan dermaga sedang direncanakan untuk tahun depan dan anggarannya sudah disiapkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kaltim.
Salman juga menyampaikan keluhan terkait kurangnya pelatihan untuk petugas keamanan di PPI dan berharap Polres Berau dapat membantu dengan mengusulkan pelatihan dasar satpam bagi petugas keamanan yang ada di PPI.
Kasat Binmas Polres Berau AKP Agus Supriyanto memberikan pengarahan mengenai keselamatan kerja bagi awak kapal (ABK). “Pengarahan ini mencakup pentingnya menjaga keselamatan dan disiplin kerja di atas kapal, serta upaya untuk meningkatkan kualitas keamanan kerja,” ujar Agus.
Editor: Aspian Nur