Per Senin (28/8/2023) hari ini stok Pertalite di Jobber Berau mencukupi hingga 14 hari kedepan.
Kekosongan BBM Pertalite menurut Arya karena adanya pendistribusian BBM yang dipengaruhi banyak faktor, diantaranya proses sandar kapal untuk menurunkan muatan ke terminal BBM dan proses distribusi mobil tangki ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Hal tersebut mengakibatkan pendistribusian BBM mengalami hambatan. Arya menyebut faktor lain dikarenakan air sungai surut sehingga proses sandar kapal membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya sehingga distribusi mobil tangki ke SPBU juga mengalami keterlambatan.
"Terhambat karena air sungai surut," tegas Arya kepada Korankaltim.com, Senin (28/8/2023).
Pengiriman ke SPBU dilakukan setiap hari, termasuk hari ini sesuai permintaan dari SPBU dan sudah dilakukan ke lima SPBU di Berau.
Saat dikonfirmasi terkait dengan adanya hubungan kenaikan harga BBM sehingga pihak pertamina mengurangi penyuplaian BBM ke Kabupaten Berau, Arya tidak membenarkan hal tersebut. "Tidak ada. Hanya Faktor alam, Insya Allah kembali normal," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, antrean panjang terlihat di beberapa SPBU di Berau hari ini. Kondisi itu terjadi karena kosongnya BBM jenis Pertalite sejak Minggu (27/8/2023) malam kemarin yang berdasarkan keterangan akibat adanya keterlambatan pengiriman ke Bumi Batiwakkal.
Editor: Aspian Nur