Anggota Komisi I DPRD Berau Falentinus Keo Meo mengingatkan panitia Pilkakam memastikan pemilihan dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kecurangan.
Panitia juga harus memperhatikan syarat-syarat calon pendaftar berdasarkan aturan yang berlaku, mulai dari penjaringan sampai penetapan calon harus benar-benar sesuai aturan.
"Jangan sampai ada diskriminasi terhadap bakal calon yang ingin mendaftar di Pilkakam nantinya," kata Falentinus kepada Korankaltim.com Jumat (25/8/2023).
Pilkakam menjadi ajang demokrasi yang berkaitan dengan suluruh masyarakat kampung setempat sehingga pelaksanaannya harus sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan agar terselenggara dengan aman dan lancar.
"Jalankan sesuai aturan, jangan sampai terjadi hal yang menghambat jalannya pilkakam tersebut,” tegasnya.
Panitia Pilkakam diminta bersikap netral sementara calon yang mengikuti Pilkakam harus bersifat jujur dan tidak memalsukan data apapun untuk mewujudkan ambisi pribadi karena bisa menimbulkan konflik tidak diinginkan di tengah masyarakat kampung nantinya. Di sisi lain, juga harus menjaga ketertiban dan ketenteraman umum dalam masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Berau mensuport serta membimbing jalannya Pilkakam demi mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan kampung di Bumi Bumi Batiwakkal.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau Tenteram Rahayu, mengatakan telah memberikan himbauan kepada panitia Pilkakam untuk selektif dalam memeriksa kelengkapan dokumen penunjang bakal calon kepala kampung.
Panitia harus memastikan semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di setiap kampung sudah terbentu. “Ada satu kampung satu TPS, ada juga yang lebih. Tergantung jumlah pemilihnya,”kata Rahayu.
Diharapkan Pilkakam Serentak berjalan lancar hingga dari awal hingga selesai, bisa melahirkan kepala kampung yang bisa memajukan kampung dan mensejahterakan masyarakatnya. "Semoga persiapan matang dan tidak terlalu banyak kendala yang dihadapi," harap Rahayu.
Editor: Aspian Nur