Diawali Ritual Tepung Tawar dan Doa Selamat, Jembatan Sambaliung Resmi Dibuka, Sementara Hanya untuk Kendaraan Roda Dua
2 menit baca642 kali dibaca

2 menit baca642 kali dibaca

Penulis : Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Ritual tepung tawar dan baca doa selamat mewarnai dibukanya kembali Jembatan Sambaliung di Tanjung Redeb yang digelar Pemerintah Kabupaten Berau Kamis (10/8/2023) sore tadi. Acara berlangsung di atas jembatan sebelum dilalui oleh pengendara roda dua.
Diketahui Jembatan Sambaliung ditutup karena perbaikan sejak 6 Juni dua bulan lalu dan untuk pembukaan sore tadi jembatan belum bisa dilewati kendaraan roda empat, hanya roda dua alias motor.
Pemerintah Kabupaten Berau melalui Wakil Bupati Gamalis menyampaikan rasa syukur atas pembukaan kembali Jembatan Sambaliung meski sementara hanya untuk sepeda motor, mengingat dibukanya lagi jembatan ini sangat dinantikan masyarakat khususnya yang ada di Sambaliung.
“Sore ini baru simulasi untuk roda dua, besok sudah dibuka secara total tapi hanya untuk kendaraan roda dua, kendaraan roda empat belum bisa lewat," kata Gamalis didampingi Asisten III Maulidiyah dan jajaran Forkopimda juga Kesultanan Sambaliung, Datu Amir kepada Korankaltim.com sore tadi.
Pemkab akan terus memantau pengerjaan perbaikan Jembatan Sambaliung yang saat ini tersisa sedikit pekerjaan lagi hingga dibukanya untuk kendaraan roda empat yang direncanakan pada bulan September mendatang. “Saya meminta untuk masyarakat berhati-hati ketika melintasi jembatan karena masih ada sedikit pengerjaan oleh kontraktor," ucapnya.
Dinas Perhubungan dan Satpol PP juga instansi terkait diharapkan melakukan pengaturan dan penjagaam terkait arus lalu lintas. Dan untuk penyeberangan gratis hingga hari ini masih beroperasi. "Besok sudah tidak ada penyeberangan gratis, tapi untuk berbayar masih ada," tegas Gamalis.
Terpisah, Pejabat Pelaksanaan Kontrak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PPK DPUPR-Pera) Kalimantan Timur I Nyoman Suardika menjelaskan, untuk kendaraan roda empat sesuai rencana pada akhir Bulan September baru dapat dilewati dan menargetkan semua kendaraan bisa melintas di Jembatan Sambaliung sekitar akhir bulan September mendatang. Walaupun pengerjaan bila sesuai dengan kontrak berakhit di bulan Oktober.
Selain itu untuk Landing Craft Tank (LCT) masih beroperasi namun hanya untuk kendaraan roda empat dan untuk LCT kendaraan roda dua akan dilakukan peralihan. “Itu upaya percepatan kami dan saya targetkan roda empat sudah bisa lewat," ucap Nyoman.
Editor: Aspian Nur

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG