Selasa (8/8/2023) kemarin Wakil Bupati Berau Gamalis bersama Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marawangeng pun terbang ke Samarinda untuk bertemu Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni dengan tujuan menyelesaikan pembangunan dermaga diujung pesisir selatan Bumi Batiwakkal tersebut.
Mereka juga memperjuangkan anggaran lanjutan agar mendapat tambahan bantuan keuangan (Bankeu) untuk menuntaskan dermaga yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat pesisir dan juga pintu gerbang ke destinasi pariwisata Pulau Kaniungan tersebut.
Kepada Korankaltim.com Rabu (9/8/2023) hari ini, Gamalis menjelaskan kalau pembangunan dermaga Teluk Sulaiman telah dikerjakan tahap pertama dengan anggaran kurang lebih Rp11,7 mMiliar dan dilanjutkan tahap kedua pada 2021 lalu dengan anggaran sekitar Rp19 Miliar dari total kebutuhan anggaran Rp55 Miliar.
“Masih dibutuhkan kurang lebih Rp25 miliar untuk bisa tuntas keseluruhan. Ini yang kita berharap bisa mendapat dukungan anggaran dari provinsi,” kata Gamalis.
Gamalis juga sudah meninjau kondisi Dermaga Teluk Sulaiman yang telah dimanfaatkan masyarakat meskipun belum rampung. Memiliki laut terdalam, dermaga ini juga menjadi persinggahan kapal yang melintas di Selat Makassar Sehingga dermaga yang menjadi akses utama distribusi logisitik di pesisir selatan Berau ini harus dioptimalkan.
Selain itu keberadaan dermaga tentu menjadi pelengkap infrastruktur dalam mendorong pertumbuhan pariwisata di Kalimantan Timur khususnya di Berau. “Dermaga ini menjadi bagian penting karena menjadi penggerak ekonomi di pesisir Berau. Kami akan upayakan bisa dituntaskan pembangunannya,” tutup Gamalis.