Pejabat Pelaksanaan Kontrak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PPK DPUPR-Pera) Provinsi Kalimantan Timur I Nyoman Suardika menjelaskan, ada enam truk pengangkut aspal yang sudah mengantre secara bergantian melakukan proses pengaspalan di atas jembatan tersebut.
Pengaspalan direncanakan dilakukan selama dua hari, tanggal 8 Agustus hari ini sampai 9 Agustus besok.
Poses pengaspalan Jembatan Sambaliung sudah menyusun skema antisipasi bila terjadi trouble ringan atau kerusakan ringan.
Namun Nyoman memprediksi pengaspalan Jembatan Sambaliung bisa selesai dalam kurun waktu satu hari. Sebab proses pengaspalan dilakukan hingga malam hari.
"Kami targetkan dua hari meski kemungkinan bisa selesai satu hari," kata Nyoman.
Setelah proses pengaspalan selesai selama dua hari sesuai dengan yang dijadwalkan oleh Pemerinta Kabupaten Berau maka tanggal 10 Agustus sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.
Untuk kendaraan roda empat kemungkinan belum bisa dilewati, sebab ada pekerjaan yang lain yang masih dalam proses pengerjaan seperti pemasangan marka jalan dan kelengkapan lainnya.
"Saya targetkan tanggal 10 Agustus sudah bisa dilewati," imbuhnya.
Untuk kendaraan roda empat sudah boleh melintas di Jembatan Sambaliung sekitar akhir September mendatang walaupun pengerjaan bila sesuai dengan kontrak berakhit di bulan Oktober 2023.
"Ini upaya percepatan kami dan saya targetkan roda empat sudah bisa lewat," tutup Nyoman.
Editor Aspian Nur