Hal ini disampaikan Kepala DLHK Berau Mustakim usai melaksanakan apel peringatan hari lingkungan hidup sedunia tahun 2023 di SMAN 5 Gunung Tabur, Senin (7/8/2023) pagi tadi.
Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh DLHK setiap tahun terbagi menjadi tiga yakni pengurangan sampah sebesar 9.736,58 ton atau 19,55 persen pertahun.
Untuk penanganan sampah sebesar 24.936,80 ton atau 50,07 persen dan sampah tidak terkelola sebesar 15.127,62 ton atau 30,38 persen.
"Data timbulan sampah yang ada di Berau tahun lalu sebesar 49.801 ton," kata Mustakim kepada Korankaltim.com, Senin (7/8/2023).
Itu artinya rata-rata sampah yang dihasilkan dari masyarakat Berau sebesar 136,44 ton perhari.
Sumber timbulan sampah selain sisa makanan 26,74 persen bersumber dari sampah plastik.
"Untuk petugas kami ada 268 orang sekarang ini," sebut Mustakim lagi.
Saat ini jumlah petugas kebersihan yang bersinggungan langsung dalam penanganan dan pengelolaan sampah sejumlah 268 orang yang ada di Berau.
Pengelolaan sampah menggunakan anggaran dari APBD Berau.
"Ada 7 cakupan pelayanan kebersihan," ucapnya.
Cakupan pelayanan kebersihan tersebut terdapat di 7 Kecamatan. Untuk wilayah perkotaan berada di empat Kecamatan yaitu Kecamatan Tanjung Redeb, Teluk Bayur, Sambaliung, Gunung Tabur.
Sisanya yaitu tiga kecamatan pelayanan dari UPT Kebersihan yakni yakni Kecamatan Talisayan, Pulau Derawan dan Maratua.
Editor Aspian Nur