Acara yang dibuka Gubernur Kaltim, Isran Noor ini dihadir Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Ketua DPRD Berau, Madri Pani, Anggota DPD RI Dapil Kaltim, Nanang Sulaiman, Sekda Kaltim, Sri Wahyuni, serta jajaran Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kaltim.
Sri Juniarsih Mas memberikan apresiasi kepada jajaran OPD bahwa Berau telah masuk dalam 5 besar kota/kabupaten di Kaltim dengan realisasi belanja terbanyak produk dalam negeri. “Saya mengucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Pemprov Kaltim yang sudah meluangkan waktu untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, Isran Noor mengapresiasi jajaran Pemprov Kaltim atas prestasi mereka dalam capaian P3DN yang menempati peringkat kedua secara nasional dengan total realisasi mencapai Rp3,1 triliun, di bawah DKI Jakarta dengan realisasi Rp6,855 triliun.
"Atas nama Pemprov dan masyarakat Kaltim, saya mengucapkan terima kasih atas persatuan dan ketaatan kita semua dalam melaksanakan amanah negara, khususnya dalam realisasi P3DN di daerah. Kita harus bangga dengan produk buatan dalam negeri," ujar Gubernur Kaltim Isran Noor.
Menurutnya, P3DN peringkat Kaltim sebenarnya belum sesuai, karena Kaltim saat ini berada di posisi kedua. Namun, jika melihat kontribusinya, Kaltim memiliki peran yang lebih besar. Sebagai penghasil batu bara, Kaltim menyumbang pasokan energi nasional yang menjadi produk dalam negeri.
“Kita berada di posisi nomor dua, itu sudah luar biasa. Lebih baik daripada posisi nomor 10," katanya.
Editor: Maruly Zainuddin