Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau Hari Wibowo dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Wilayah VI Kabupaten Berau, Juanita Sari turut hadir dan mendukung generasi muda yang ikut serta dalam lomba tersebut.
Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Kaltim Toni Yuswanto mengatakan, kegiatan ini sudah berjalan selama empat tahun dengan tujuan membentuk generasi muda sadar hukum.
Adapun maksud kegiatan ini juga agar peserta nantinya mampu menjadi agen perubahan baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat sekitarnya.
"Pemilihan 10 besar ini sudah melalui proses seleksi berupa karya tulis dari peserta lomba," ungkapnya kepada korankaltim.com, Jumat (28/7/2023).
Karya tulis yang disajikan peserta lomba bukan karya tulis biasa, tetapi harus mengandung unsur inovasi. Selain membuat karya tulis, para peserta juga harus menemukan produk inovasi sesuai dengan tema karya tulis mereka.
Pihaknya telah menseleksi 4 tema dari karya tulis para peserta lomba yang masuk 10 besar, yakni Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), perlindungan anak, korupsi dan narkotika.
"Seperti pencegahan dari narkotika, inovasinya seperti apa. Itu mereka harus menjelaskan dan mempresentasikan," ungkapnya.
Selain itu, juri juga menilai pengetahuan peserta tentang hukum, inovasi yang dilakukan dalam mengajak masyarakat, terutama kalangan sebaya dalam ketaatan terhadap hukum, penguasaan materi saat persentase, dan karya tulis peserta.
Dirinya menjelaskan, sejak awal pihaknya telah melibatkan Kejari Berau untuk mendampingi siswa selama pembuatan karya tulis. "Mengingat tahun 2021 lalu Berau menjadi juara 3 tingkat provinsi, diharap tahun ini Berau bisa menjadi juara 1 tingkat provinsi," imbuhnya.
Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Disdikbud Kaltim, Sugianto mengatakan, kompetisi ini nantinya akan dinilai oleh juri yang berkompetan berasal dari ahli hukum dan telah berpengalaman di bidang permasalahan hukum.
"Jadi juara yang terpilih akan menjadi perwakilan dari Kabupaten Berau untuk bertanding ditingkat provinsi. Jadi mereka akan bertemu dengan kabupaten/kota se-Kaltim," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin