Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas yang mewakili gubernur Kaltim mengatakan, JPD ini dapat dijadikan sebagai momentum meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sekaligus mempererat silahturahmi para pemuda antar kabupaten/kota se-Kaltim.
Untuk diketahui, JPD diikuti 88 peserta dengan rincian Kabupaten Paser mengutus 10 peserta, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 10 peserta, Kota Balikpapan 10 peserta, Kota Samarinda 13 peserta, Kabupaten Kutai Kartanegara 12 peserta dan Kabupaten Berau 33 peserta. "Untuk kontingen dari kabupaten/kota yang belum bisa mengikut JPD tahun ini, agar JPD selanjutnya dapat hadir mewakili kabupaten/kota masing-masing," ucapnya, Rabu (26/7/2023).
Sri mengharapkan lewat JPD ini bisa meningkatkan kolaborasi antara pemuda, pemerintah, dan sektor swasta untuk memanfaatkan potensi secara berkelanjutan serta mendorong pemuda untuk berfikir ide-ide inovatif.
Oleh karena itu menurutnya, transformasi nilai budaya dan teknologi harus menjadi fokus utama dalam perjalanan menuju kemajuan. "Seperti meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam segala aspek kehidupan," ungkapnya.
Ia mengatakan, Kaltim memiliki potensi alam dan sumber daya manusia yang melimpah, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. "Dengan kreativitas, kita dapat menghasilkan produk dan layanan yang bernilai tambah tinggi dan pada gilirannya, meningkatkan perekonomian daerah kita," imbuhnya.
Sri berharap, setelah mengikuti JPD, para pemuda daerah dapat menjadi pelopor kepemudaan, menjadi contoh teladan serta mengharumkan nama kabupaten/kota asalnya. "Ikuti JPD ini dengan baik dan mematuhi peraturan yang ada dan tetap menjaga kekompakan," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin