Dokter Spesialis di Berau Kurang, Dinkes Bakal Kerjasama dengan Universitas Hasanuddin Makassar
1 menit baca799 kali dibaca

Penulis : Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Sampai saat ini, Kabupaten Berau masih kekurangan dokter spesialis.
1 menit baca799 kali dibaca

Penulis : Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Sampai saat ini, Kabupaten Berau masih kekurangan dokter spesialis.
Hal ini diakui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau sehingga perlu adanya penambahan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis, seperti yang disampaikan Sekretaris Dinkes Berau Halijah. Disebutkan Halijah tenagKesehatanan masih cukup kurang karena belum banyak dokter spesialis di Bumi Batiwakkal. "Seperti hanya ada satu dokter spesialis mata maupun dokter paru dan THT," kata Halijah kepada Korankaltim.com Senin (17/7/2023).
Tahun depan dokter spesialis mata di Berau juga akan pensiun padahal hanya satu dokter spesialis mata di kabupaten tersebut. Karena itu Dinkes meminta kepada RSUD Berau untuk mencari pengganti dokter spesialis mata itu untuk mengisi kekosongan. “Masalah perekrutan dilakukan rumah sakit,” ujarnya.
Dinkes Berau sendiri akan berusaha memenuhi kebutuhan dokter spesialis, diantaranya dengan menyekolahkan tenaga dokter umum. Ada beberapa yang sudah disekolahkan tapi belum lulus tes ditahun lalu. Banyak juga dokter di Berau yang melanjutkan sekolahnya dengan biaya pribadi namun belum tentu kembali mengabdi di kabupaten tersebut, hal mana yang jadi tantangan tersendiri bagi Dinkes Berau dalam mencari dokter spesialis. "Apalagi kebutuhan tenaga kesehatan terbagi dua, di RSUD Dr Abdul Rivai dan RSUD Talisayan," sebutnya.
Sejauh ini upaya mereka adalah bekerjasana dengan Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, untuk penyaluran nakes di rumah sakit baru. “Rencananya kami kerjasama dengan Universitas Hasanuddin, tapi masih menunggu perkembangan selanjutnya,” tutup Halijah.
Editor: Aspian Nur

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
7 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG