Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi mengatakan, salah satu wilayah terparah blankspot yakni di Kecamatan Kelay dan Segah. Saat ini, baru 532 titik WiFi gratis dari 1.000 titik yang disediakan Pemkab, artinya masih 468 titik WiFi yang akan dituntaskan pada tahun ini.
"Kami upayakan penyediaan WiFi gratis akan tuntas tahun ini," ucapnya kepada korankaltim.com, Jumat (7/7/2023).
Dia menambahkan, terkait dua kecamatan yakni Kelay dan Segah yang sulit dijangkau jaringan internet, pihaknya telah memasang tiang pemancang jaringan internet di dua kecamatan tersebut dan sampai hari ini sudah ada sembilan kampung yang terpasang jaringan internet.
Disebutkannya, untuk kecepatan jaringan atau provider pada WiFi gratis memiliki rata-rata hanya sekitar 5 Mbps, sehingga pihaknya menarik jaringan dari Kampung Merasa hingga ke Kelay.
"Ternyata meskipun sudah ditambah dua repeater jaringan masih lemah," ungkapnya.
Untuk bisa memberikan sinyal ke Kampung Merapun hingga ke Segah, pihaknya pun menarik sinyal melalui pemancar jaringan dari Sanggata.
Sementara itu, untuk daerah Kampung Long Sului di Kecamatan Kelay akan diberikan perlakuan khusus dengan menambah tujuh repeater tregeotik lagi.
Namun di luar harapan, untuk daerah-daerah seperti Kecamatan Kelay dan Segah perlu perhatian, karena jaringan sangat terbatas. Terutama untuk kampung-kampung yang cukup jauh atau pelosok.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya pun sudah mengarahkan kabel fiber optik hingga ke daerah pesisir termasuk dengan pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS).
"Tinggal Kampung Long Sului yang belum terpasang fiber optiknya," imbuhnya seraya menambahkan semua kantor pemerintahan di kampung disediakan Very Small Aperture Terminal (VSAT), agar bisa menikmati jaringan telekomunikasi.
Editor: Maruly Zainuddin