Didampingi Pj Sekda, Agus Wahyudi dan Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, Wabup memberikan bantuan sembako, makanan siap saji dan kasur yang merupakan permintaan khusus dari warga lanjut usia (lansia).
Melihat lokasi kebakaran yang merupakan area padat penduduk dengan akses gang sempit, membuat Gamalis mengusulkan penyediaan fire hydrant atau tandon tanam. "Seperti beberapa titik yang rawan api kita lakukan dengan menyediakan fire hydrant untuk membantu bila terjadi musibah seperti ini," ucap Gamalis,kepada korankaltim.com.
Terkait usulan itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar fire hydrant dipasang pada titik-titik rawan terjadinya kebakaran dengan jarak sekitar 35-38 meter antara satu dengan yang lain dan dengan jangkauan proteksi mencapai seribu meter.
Selain bantuan oleh pemerintah daerah, Ketua RT setempat juga membuka donasi bagi para relawan yang siap membantu para korban. Dirinya menghimbau agar lebih berhato –hati terhadap bahaya api, terlebih kondisi cuaca ekstrim seperti el nino.
Sementara itu, Kepala Dinsos Berau, Iswahyudi menyampaikan, musibah kebakaran di RT 18 berdampak terhadap 18 Kepala Keluarga (KK) dari 9 unit rumah. Namun ada satu kos-kosan yang belum terhitung sebab kosan tersebut merupakan hunian para pekerja yang saat kejadian tidak berada di tempat.
Pihaknya pun telah menyediakan rumah singgah bagi para korban yang bersedia untuk menetap sementara. Namun warga yang menjadi korban kebakaran enggan menempati rumah singgah beralasan belum mau meninggalkan lokasi kebakaran. Sementara ini, para korban memilih tinggal sementara di Posyandu RT 18, rumah kerabat dan tenda yang disediakan Dinsos Berau tak jauh dari lokasi kebakaran.
Editor: Maruly Zainuddin