Kapal kayu tersebut diserahkan bupati di Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb, pada Kamis (15/6/2023).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas melalui Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Agus Wahyudi menyampaikan, bantuan ini merupakan bentuk rasa empati bupati kepada masyarakat yang banyak mengeluhkan kurangnya unit armada penyeberangan yang disediakan.
Adapun 2 unit kapal kayu tersebut memiliki kapasitas penumpang yang berbeda yakni 25 dan 45 orang untuk sekali angkut penumpang. "Jadi sangat membantu sekali dan angkutan kapal kayu ini berasal dari laut," ungkapnya, Kamis (15/6/2023).
Kedua kapal kayu ini nantinya akan melayani masyarakat yang menyebrang dari Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb menuju RT 04 Kelurahan Sambaliung. Kapal-kapal tersebut akan beroperasional mulai pukul 06.00 WITA sampai pukul 22.00 WITA setiap harinya dan penumpang tak dipungut biaya, alias gratis. "Untuk speedboat yang sudah disediakan tetap beroperasi untuk kondisi darurat," ucapnya.
Dijelaskannya pula, untuk total unit armada di jalur penyeberangan alternatif yakni lima speedboat yang telah disiapkan oleh beberapa instansi, dua kapal kayu dari Bupati Berau, satu unit Landing Craft Tank (LCT) khusus kendaraan bermotor, dua unit LCT khusus kendaraan mobil dan dua kapal kayu tongkang. "Sehingga kita harapkan masyarakat tidak lagi mengantri walaupun masih ada keterbatasan," imbuhnya.
Pada kesempatan itu, dirinya juga meminta masyarakat yang ingin menyeberangi sungai menggunakan armada yang disediakan untuk disiplin menggunakan life jaket dan mendengarkan arahan dari petugas jaga.
Untuk diketahui, saat ini ada penambahan dermaga penyeberangan alternatif di Jalan Perjuangan, Tanjung Redeb yang mampu menampung sekitar 80- 100 kendaraan bermotor.
"Sudah beroperasi untuk LCT tambahan yang mengangkut khusus kendaraan bermotor," katanya.
Editor: Maruly Zainuddin