Dikatakannya bahwa kondisi antrean penyeberangan ramai serta kondusif di Dermaga Sanggam Tanjung Redeb menuju Kecamatan Sambaliung maupun sebaliknya. Selain itu, berdasarkan hasil peninjauan masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi seperti petugas untuk mengatur lalu lintas antara penyeberangan sepeda motor dan penumpang saat naik ke perahu penyeberangan.
“Dermaga alternatif penyeberangan kendaraan roda dua dan orang dari Tanjung Redeb ke Sambaliung tampak sudah ada penambahan pelampung, dari segi keamanan bakal kami tingkatkan lagi,” ungkapnya kepada Korankaltim.com, Rabu (7/6/2023).
Pemkab juga jelasnya akan menyediakan papan informasi penyeberangan alternatif khusus kendaraan roda dua dan pelajar serta pekerja pada titik-titik di Dermaga Sanggam. Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan keributan antara masyarakat yang ingin menyeberang.
Dia juga menilai, penyeberangan alternatif kendaraan roda dua dan orang di Dermaga Sanggam Tanjung Redeb menuju Dermaga Sambaliung mulai ramai dengan keberadaan speedboat hingga perahu ketinting milik masyarakat.
Seperti diketahui, baik speedboat atau perahu ketinting di luar dari yang disediakan oleh pemerintah daerah maka akan dikenakan biaya. Selain itu jelasnya, untuk ketersediaan pos penjagaan dan pos kebersihan di sekitar penyeberangan alternatif kendaraan roda dua dan orang bakal ditingkatkan.
Sebab sudah banyaknya sampah yang terlihat di area penyeberangan seperti botol-botol bekas minuman yang mulai berserakan.
Pemkab saat ini juga tengah mengusulkan terkait penetapan tarif kantong parkir penyeberangan alternatif kendaraan roda dua yang berada di Jalan Raja Alam 1 , Kelurahan Sambaliung dan Jalan Milono Kelurahan Bugis tepatnya sekitar kawasan Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb.
Editor: Maruly Zainuddin