Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mengatakan, sejatinya hal ini adalah sesuatu yang lumrah. Pasalnya, antrean pengguna jalan yang hendak menyebrang menjadi peluang tersendiri.
"Yah kami menyambut baik hal itu. Kami respons bagus, dan untuk sementara ini kita belum ada aturan khusus bagi para penjual selama mereka masih tertib, tidak ada masalah," ungkap Gamalis, Kepada Korankaltim.com, Minggu (4/6/2023).
Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat atau pengusaha yang memiliki alat transportasi seperti perahu ketinting sebagai alat penyeberangan masyarakat di titik-titik yang lain.
Selain akan menimbulkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, hal ini juga akan menjadi solusi untuk memecahkan masalah proses penyeberangan kendaraan.
"Ini kan lahan mereka dan ini akan menjamur. Dan ini tidak seperti ekspektasi saya yang sekiranya ada penumpukkan di kantung parkir namun kita lewat malah kosong," ucapnya.
Pihaknya pun terus melakukan koordinasi kepada OPD-OPD terkait seperti Dinas Hubungan (Dishub) Berau untuk keamanan penyeberangan kendaraan.
"Artinya kita memberikan apresiasi dan peluang kepada mereka selagi semua tertib dab aman," pungkasnya.
Editor: Rusdianto