Bupati Berau Sri Juniarsih Mas hadir pada kegiatan ini bersama wakilnya Gamalis, Ketua DPRD Berau Madri Pani, Pj Sekda Berau Agus Wahyudi, Wakil Ketua I DPRD Berau Syarifatul Syadiah serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya dan Forkopinda.
Pada kesempatan itu, Sri Juniarsih menyampaikan amanat dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang menyatakan selama 115 tahun lalu, persatuan Indonesia sebagai negara mulai menyala.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau darurat kesehatan global untuk Covid-19 secara resmi dicabut.
"Patut disyukuri karena dunia telah melalui krisis pandemi Covid-19, dimana selama tiga tahun terakhir, di tengah kekurangan, barisan perjuangan rakyat Indonesia terbukti tetap erat dalam melaksanakan penanganan pandemi sekaligus untuk memulihkan perekonomian bangsa," ucap Sri kepada Korankaltim.com usai upacara pagi tadi.
Hal ini menjadi momentum sebagai upaya membangun semangat kebangsaan untuk bangkit pascapandemi. Hari Kebangkitan Nasional hari ini juga dimaknai dengan memperingati perjuangan bersama kementerian, lembaga, pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, pers, komunitas dan seluruh elemen bangsa.
"Semua harus saling bahu-membahu berkolaborasi menerapkan nilai-nilai persatuan juga kesatuan dalam mewujudkan kebangkitan bangsa dari berbagai krisis global, baik kesehatan, perekonomian, hingga geopolitik sekalipun," sebut Sri lagi.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan perekonomian Indonesia di tahun 2022 tercatat tumbuh 5,31 persen jauh meningkat dari pertumbuhan di tahun 2021 sebesar 3,70 persen.
Bahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I tahun 2023 pun masih terus bertumbuh sebesar 5,03 persen. Ini menunjukkan performa yang lebih baik dari periode Triwulan IV tahun 2022 yang tumbuh sebesar 5,01 persen.
"Kami berharap agar capaian-capaian ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa Indonesia di masa mendatang," tutup Sri.
Editor: Aspian Nur