Kepala Dinas Pangan Berau Rakhmadi Pasarakan mengatakan, penyaluran CPP bantuan pangan berupa beras, unggas ayam dan telur akan disalurkan kepada 5.916 orang di Kabupaten Berau sesuai dengan data yang diterima dari Kementerian Sosial.
"Pendistribusian besok di Kantor Dinas Pangan sekitar pukul 09.00, sementara nanti yang disalurkan beras dulu," kata Rakhmadi Kepada KoranKaltim.com, Senin (10/4/2023).
Selain itu, rakor ini dilaksanakan untuk mengantisipasi permasalahan data-data penerima bantuan sebab pasti ada data-data yang berubah.
Kalau hal itu terjadi, maka sesuai juknis pihaknya akan langsung melakukan pengupdatetan sebab kuota bantuan tersebut tetap sama walau pun ada pergantian data penerima.
"Karena bila ada perubahan kami sesuaikan dengan juknis dab kita akan langsung buatkan berita acara (BA) pergantian di kampung," ucapnya.
Penyaluran bantuan beras, unggas ayam dan telur akan disalurkan selama tiga bulan yakni bulan Maret, April dan Mei.
"Sementara untuk empat kecamatan terdekat dulu, lalu target untuk seluruh kampung akan diusahakan selesai sebelum lebaran," papar Rakhmadi.
Untuk kampung-kampung yang berada jauh dari kabupaten kota, pihaknya akan menyesuaikan dengan kondisi lapangan serta tergantung dari permintaan dari kecamatan masing-masing.
"Artinya kalau di daerah-daerah tertentu yang aksesnya agak sulit mungkin bisa disalurkan sekaligus menjadi tiga bulan," imbuhnya.
Untuk penyaluran bantuan bulan Maret sementara dikhususkan pada komoditi beras terlebih sebab juknis yang diterima oleh Bulog baru terkait penyaluran beras.
Pembagian beras gratis ini menggunakan beras kualitas medium yang akan dibagi dalam ukuran beras 10 kg. Pihaknya akan membagikan perkecamatan dan perkelurahan berdasarkan data dari Kementerian Sosial.
"Kami menggunakan beras kualitas medium yang berasal dari Thailand sebab untuk beras lokal kita amankan untuk premium," papar Rakhmadi.
Selain itu, bantuan pangan ini merupakan anggaran dari APBN yang ditugaskan langsung Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Perum Bulog.
Sementara ini, pihaknya hanya memfasilitasi untuk komoditi beras untuk pendistribusian dan untuk unggas ayam dan telur belum ada arahan lebih lanjut.
"Untuk unggas ayam dan telur biasanya ditugaskan ke BUMN yang lainnya, tapi kami belum tau nanti bisa saja Bulog lagi yang dapat," tutup Rakhmadi.
Dinas pangan pun akan melakukan survei untuk melihat kualitas beras yang akan disalurkan oleh Perum Bulog dan beras tersebut sudah siap di gudang Bulog sebanyak 59 ton.
Editor: Aspian Nur