Dengan kondisi jarak Kampung Tanjung Perangat yang cukup jauh dari pusat kota wajar kalau warga berharap dibangun fasilitas kesehatan di Tanjung Perangat.
Kepala Kampung Tanjung Perangat Bahrul kepada Korankaltim.com menjelaskan, tidak adanya Puskesmas menimbulkan rasa khawatir kalau sewaktu-waktu terjadi kondisi urgent yang mengharuskan warga yang sakit tidak ada tempat rujukan untuk berobat.
“Kami kesusahan bila ada warga yang tengah malam dengan kondisi sakit mendesak dan kami juga tidak ada kendaraan,” ujar Bahrul Kamis (9/3/2023).
Selama ini warga sekitar hanya menggunakan kendaraan pribadi karena di Kampung Tanjung Perangat tidak memiliki ambulans dan mengandalkan praktik bidan tanpa perawat bahkan terkadang sampai harus dirujuk ke Kampung Samburakat.
Untuk lahan pembangunan Puskesmas sebenarnya tersedia yang luasnya sekitar kurang lebih 2 hektare dan telah dilakukan peninjau bersama dengan Dinas Kesehatan namun pasalnya hingga saat ini belum ada rencana realisasi pembangunan pustu maupun puskesmas induk.
Diharapkan pembangunan puskesmas ini dilengkapi dengan dokter dan perawat dengan fasilitas lengkap dan memadai. "Saya harap pemerintah memberikan tindakan terkait dengan kesehatan warga kampung,” tegas Bahrul
Editor: Aspian Nur