Itu dikarenakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Berau yang memang sempat menjanjikan listrik secara penuh untuk warga di kampung tersebut, akan meresmikan layanan listrik selama 24 jam Januari 2023 ini meski masih belum beroperasi.
Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Berau M Harryadi Poel kepada Korankaltim.com menjelaskan, secara kontruksi sudah selesai namun sekarang masih tahap finishingakhir.
"Kami berkewajiban memeriksa apa sudah layak untuk dioperasikan atau belum," ujar Harryadi kepada KoranKaltim Rabu (01/02/2023) hari ini.
Kendala yang dihadapi sehingga PLN Berau belum melakukan peresmian diantaranya masih banyak pohon-pohon besar yang berada dijalur jaringan listrik dan jadi kekhawatiran kalau sewaktu-waktu pohon-pohon besar yang berada disekitaran jalur listrik tumbang dan mengenai kabel listrik maka hal tersebut akan menimbulkan gangguan atau pemadaman listrik.
"Pohon ditepi jalan masih dekat dengan jalur kabel listrik, jadi takutnya kalau masih ada pohon besar yang menghalangi dan tumbang akan terkena kabel listrik dan mengancam keselamatan masyarakat sekitar," sebut Harryadi lagi
PLN Berau sudah memastikan pelaksanaan pembersihan area jalur listrik akan diselesaikan minggu depan. Proses pembersihan ini pun akan dibantu oleh masyarakat setempat. "Pekan depan kami cek lagi kalau memang oke, langsung kami resmikan minggu kedua Februari," ucapnya.
Kendala lainnya yakni insfrastruktur baik untuk akomodasi serta transportasi untuk material karena masih banyak kampung-kampung yang akses jalannya sulit untuk ditelusuri, diperlukan waktu beberapa hari untuk bisa sampai ke lokasi kampung tersebut.
Di Berau ada empat desa yang teraliri listrik 24 jam yakni Kampung Tabalar Muara, Tabalar Ulu, Siduung Indah dan Kampung Batu Rajang.
"Untuk tahun ini akan ada lagi di daerah yang lain yang menjadi target kami, dimana 83 kampung di Berau yang sudah berlistrik secara 24 jam dan masih ada 28 kampung yang belum berlistrik namun empat kampung sudah berprogres jadi sisa 24 kampung yang akan di kejar di tahun 2023 ini," pungkas Harryadi.
Editor: Aspian Nur