Kepada Korankaltim.com Selasa (29/11/2022) pagi tadi, Sa’ga menjelaskan, beberapa hari lalu pihaknya sudah berkonsultasi dengan Dinas PUPR-PERA Kalimantan Timur selaku pemilik kewenangan melakukan perbaikan Jembatan Sambaliung. Dukungan dari seluruh kalangan masyarakat dibutuhkan sepenuhnya, agar pengerjaan renovasi dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu.
“Karena berdasarkan hasil kajian umur jembatan itu paling lama satu tahun. Dikhawatirkan terjadi ambruk atau rubuh, itu akan menjadi masalah,” tuturnya.
Perbaikan jembatan memang bersamaan dengan jadwal Porprov 2022 namun kontraktor yang menangani pengerjaan tetap konsekuen melakukan perbaikan secepatnya. Terkait penyeberangan pada jalur alternatif, disebutkan Saga, transportasi yang mengangkut kontingen tidak setiap hari lalu-lalang. Akan tetapi, dirinya meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyiapkan sarana penyeberangan untuk kontingen agar mempermudah penyeberangan.
“Ini perlu, paling tidak para kontingen diberi kemudahan. Jadi dalam penyeberangan para atlet harus diutamakan, karena mereka pertandingannya berjadwal,” sebut Sa’ga.
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga meminta panitia pelaksana Porprov menyiapkan transportasi khusus untuk para atlet yang sudah siap sedia di sisi Kecamatan Sambaliung.
“Jadi tidak harus menyeberang dengan mobil, tetapi juga bisa dengan kapal ataupun speed. Dengan catatan transportasi sudah siap dari Sambaliung, jadi tidak membawa mobil dari Tanjung Redeb. Hal itu juga bertujuan untuk mengurangi jumlah kepadatan saat mengantri LCT,” tutup Sa’ga.
Penulis: Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur