Lomba Dayung, lanjut dia, digelar untuk merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia. “Sebelumnya, ada sejumlah kegiatan lainnya yang kami gelar, salah satunya adalah Baksos Siring Bersih,” ucapnya.
Dikatakannya, pihaknya telah menyediakan sejumlah hadiah berupa uang pembinaan.“Ada 6 pemenang, dengan hadiah total sebesar Rp15 juta. Terdiri dari, Juara I sebesar Rp5,5 juta, Juara II Rp4 juta, Juara III Rp3 juta, Juara Harapan I sebesar Rp1 juta, Harapan II sebesar Rp800 ribu dan Juara Harapan III sebesar Rp700 ribu,” ujarnya.
Lomba Dayung tersebut terbuka untuk umum dan hanya berlangsung sehari. Harapannya, dapat muncul atlet-atlet baru yang berprestasi, baik jenjang kabupaten maupun provinsi.
“Kami harap, melalui ajang ini bisa muncul atlet-atlet baru yang berprestasi. Apalagi, ini menjelang Porprov Dayung, yang akan diselenggarakan di Balikpapan pada Oktober mendatang,” paparnya.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Paser Ambo Pandrei mengapresiasi kegiatan Lomba Dayung gelaran MPC PP Kabupaten Paser.
“Kami selaku orang dayung, berterimakasih kepada MPC Pemuda Pancasila atas terselenggaranya Lomba Dayung ini, karena kami belum memiliki kemampuan anggaran untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Makanya, kami sambut positif agenda ini,” kata Ambo Pandrei.
Terlebih, sambung dia, antusias para peserta untuk mengikuti Lomba Dayung cukup fantastis. Pasalnya, sejumlah atlet untuk PON turut juga mengikuti lomba. Meskipun, panitia memberikan batasan maksimal sebanyak 2 atlet PON dalam setiap regu.
Pemenang dalam Lomba Dayung tersebut, Juara I diraih Regu Pulau Rantau B, Juara II Pulau Rantau A, Juara III Suliliran, Juara Harapan I Pepara, Harapan II Senaken dan Juara Harapan III KOTI. (sur)