Hanya saja diakui Totoh saat ini Bumi Batiwakkal tidak memiliki stok vaksin Covid-19. "Untuk stok vaksin di Berau masih kosong. Kami sudah meminta kepada pemprov juga pusat untuk pendistribusian stok vaksin," kata Totoh kepada Korankaltim.com Selasa (15/11/2022) siang tadi.
Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan Berau, persentase capaian vaksin Covid-19 hingga kini untuk dosis pertama sebanyak 85,74 persen, dosis kedua 73,61 persen sementara dosis ketiga 44,40 persen. “Capaian dosis ketiga memang masih rendah. Kami akan usahakan untuk kembali menggencarkan agar persentase bisa meningkat," paparnya.
Totoh mengimbau kepada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk segera melakukan vaksinasi kepada masyarakat jika memiliki stok vaksin dan meminta masyarakat untuk berhati-hati dimusim influenza seperti saat ini karena rawan peningkatan kasus. Kalau masyarakat masih ketat dengan prokes tentu saja kasus positif bisa ditekan kembali.
"Jangan sampai terjadi over kapasitas pasien di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr Abdul Rivai seperti beberapa waktu lalu bahkan sampai haru membuka rumah sakit darurat Covid-19," sebut Totoh.
Sebelumnya, daerah yang rawan peningkatan yakni daerah Pulau Derawan dan Bidukbiduk karena longgarnya regulasi dan aturan perjalanan. “Kalau sama-sama taat prokes tentu bisa untuk menurunkan kasus,” bebernya.
Sejauh ini hingga 14 November 2022 lalu, jumlah kasus positif yakni 94 kasus, terbanyak di Kecamatan Tanjung Redeb, Talisayan, Pulau Derawan dan Teluk Bayur.
Saat ini biaya untuk penanganan Covid-19 masih ditanggung oleh daerah dan Totoh berharap agar masyarakat yang sedang Isoman bisa dapat mematuhi prosedur dan tidak keluar dari rumah. "Semoga saja tingkat kesembuhan terus meningkat dan tidak ada penularan kasus baru," harap Totoh.
Penulis: Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur