Kapolres Berau AKBP Sindhu Brahmarya melalui Kasat Lantas Polres Berau AKP Edo Dhamara Yudha kepada Korankaltim.com siang tadi menjelaskan, W diduga mengalami kecelakaan lalu lintas dini hari tadi sekira pukul 02.40 WITA. Hal itu diketahui berdasarkan keterangan rekan almarhum yang menyatakan W baru pulang dari tongkrongannya setelah itu pagi baru diketahui mengalami kecelakaan dan telah meregang nyawa.
"Informasi awal yang kami dapatkan seperti itu, saat ini proses penyelidikan terus berlanjut," kata Edo.
W mengalami kecelakaan diduga akibat Out Control (OC) kemudian kendaraan yang dinaiki keluar dari jalur hingga terperosok ke dalam taman. Kendati demikian, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kecelakaan tersebut.
"Almarhum tidak menggunakan helm saat berkendara. Motornya juga mengalami kerusakan di bagian depan," paparnya.
W ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka berat dibagian kepala dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai. "Kami juga sedang melakukan pemeriksaan darah. Apakah almarhum terpengaruh alkohol atau tidak," ucap Edo lagi.
Edo mengimbau kepada seluruh pengguna kendaraan bermotor untuk tetap menggunakan helm saat berkendara. Sebab helm memiliki fungsi yang sangat penting, yakni melindungi kepala dari potensi benturan keras ketika berkendara. Selain itu, kualitas helm juga harus diperhatikan para pengendara, jangan sampai menggunakan helm yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).
"Memang menggunakan helm itu penting, jadi jangan sampai ketika berkendara tidak menggunakan helm baik akan bepergian dengan jarak jauh maupun dekat," tutup Edo
Penulis: Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur