Forecaster BMKG Berau Reygik Riskianera Himawan kepada Korankaltim com Minggu (17/7/2022) sore tadi menjelaskan, atmosfer yang labil dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
"Tiga hari kedepan kondisi cuaca secara umum di wilayah Berau masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” jelas Reygik.
Selain dipicu oleh labilitas atmosfer yg kuat dalam beberapa hari terakhir, hujan di Berau juga masih dipengaruhi oleh kondisi atmosfer di wilayah Indonesia secara umum yg masih tergolong basah karena fenomena La Nina, yakni saat suhu muka laut di samudera pasifik bagian tengah mengalami pendinginan di bawah kondisi normal.
“Pendinginan ini meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum,” tuturnya.
Potensi hujan di Berau selama Juli ini masih cukup tinggi meski masih dalam batas kewajaran dan diprediksi meningkat November hingga Desember akhir tahun mendatang. “Curah hujan masih normal, tapi memang cukup tinggi,” sambungnya.
BMKG mengimbau nelayan untuk tetap waspada ketika melaut, sebab perubahan cuaca bisa terjadi secara tiba-tiba.
“Untuk nelayan Insya Allah aman jika melaut, tetapi tetap harus waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi,” pungkas Reygik.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur