"Dan beberapa catatan yang harus dipenuhi agar cabor bisa ikut bertanding, seperti cabor tersebut merupakan cabor yang digemari oleh masyarakat umum, selanjutnya cabor tersebut juga memiliki peluang untuk memperoleh medali emas," jelasnya, Rabu (13/7/2022).
Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mendukung dalam sukses prestasi bagi tuan rumah dan yang terpenting Cabor tersebut juga memiliki atlet lokal. Setelah ini tim PB Porprov akan melakukan rapat internal untuk menentukan cabor apa yang akan dipertandingkan, kemudian akan langsung diumumkan keselurahan cabor di Porprov VII Kaltim 2020 bulan November mendatang.
"Jadi diharapkan tidak lagi melakukan mutasi atlet dan lain sebagainya," tuturnya.
Asisten bidang Pembangunan dan Perekonomian Setkab Berau, Agus wahyudi mengatakan, cabor wajib ditentukan dalam rapat tersebut. Dirinya berharap cabor yang disenangi masyarakat agar lebih diutamakan.
"Tapi sepenuhnya keputusan ada di KONI, karena memang mereka yang lebih mengetahui terkait cabor," jelas Agus.
Terkait dengan anggaran, untuk saat ini masih tetap dan akan memaksimalkan anggaran hibah dari provinsi. Karena anggaran hibah dipegang oleh Dispora Kaltim makanya PB Porprov harus mengikuti arahan dari Dispora Kaltim.
"Kita tidak bisa lepas dari itu, sebab anggaran dari mereka," pungkasnya.
Penulis: Tri Romadhani
Editor: Supiansyah