"Saya lihat Berau sudah bersiap, alangkah kecewanya para atlet yang telah bersiap sangat keras mengikuti agenda tersebut," ucapnya.
Harapannya ada peningkatan jumlah cabor, yang jelas dari hasil rapat tersebut PB Porprov akan melakukan peninjauan kembali dan peluang sangat terbuka untuk mengubah jumlah cabor yang dipertandingkan, karena memang angka tersebut belum final.
"Semoga PB Porprov melihat persiapan para atlet yang sudah maksimal," tegasnya.
Terpisah, Ketua Harian PB Porprov, Gamalis menegaskan bahwa ketentuan 36 cabor yang akan dipertandingkan di Porprov VII Kaltim hanya angka saja. Dirinya juga mengatakan bahwa jumlah cabor yang dipertandingkan masih miliki kemungkinan untuk bertambah.
"36 itu hanya angka saja, kami masih membuka peluang untuk penambahan Cabor," jelas Gamalis.
Wakil Bupati Berau ini juga menerangkan, terkait penambahan cabor dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa acuan. Yakni tidak membangun venue baru, atlet merupakan anak Berau dan dinilai berprestasi.
"Yang juga harus diperhatikan, apakah anggaran mumpuni. Jika memang anggaran sanggup, harapannya 63 cabor yang diisukan sebelumnya dapat dipertandingkan," tuturnya.
Penetapan jumlah cabor juga ditentukan dengan mengacu pada Perpres Nomor 81 terkait Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebanyak 17 cabor ditambah dengan cabor yang dipertandingkan dalam PON Papua lalu, dimana Berau mengirimkan atlet mewakili Kalimantan Timur. Dari 10 cabor terdapat 7 yang berprestasi.
"Kita menyusun angka 36 berdasarkan DBON, atlet kita yang ke PON juga," tandasnya.
Penulis: Tri Romadhani
Editor: Supiansyah