"Kalau jalur alternatif sudah disiapkan Pemkab Berau, jembatan segera kami bongkar karena makin cepat makin baik," ujar Fitra.
Terkait dengan penyediaan jalur alternatif, Pemprov Kaltim hanya akan menyediakan jetty atau dermaga dan jalan pendekat.
Sedangkan, penyediaan kapal Landing Craft Tank (LCT) akan diserahkan kepada Pemkab Berau sehingga keputusan berapa kapal LCT yang digunakan dan apakah berbayar atau tidak tentunya berada ditangan Pemkab Berau. "Apakah berbayar atau gratis itu keputusannya dari pemkab dan seharusnya memang gratis," tegasnya.
Dalam sosialisasi yang mereka lakukan ada empat usulan jalur alternative, tetapi yang paling efektif adalah menggunakan jalur Singkuang pada sisi Kecamatan Tanjung Redeb dan Limunjan pada sisi Kecamatan Sambaliung.
"Yang penting bisa untuk dua lajur tapi masih harus dibahas dan dilakukan konsolidasi dengan Dishub (Dinas Perhubungan) karena merupakan ranah Dishub untuk mengatur lalu lintas darat dan sungai," tegas Fitra.
Saat ini PUPR Kaltim baru memulai tahap lelang dan akan segera melakukan pengerjaan setelah mendapatkan kontraktor. Dijadwalkan Jembatan Sambaliung akan ditutup selama empat bulan, terdapat usulan untuk mempersingkat waktu.
Sementara Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Makmur HAPK berharap Pemkab Berau membantu Pemprov Kaltim untuk menyelesaikan perbaikan jembatan.
Sebagai pihak yang mengambil kebijakan, tentunya sudah harus terbiasa mendapat keluhan dari masyarakat. Tetapi ini adalah tanggungjawab pemerintah bagaimana agar perbaikan jembatan bisa berjalan dengan baik.
"Memang biasa dalam sosial masyarakat, terdapat pertentangan tetapi saya yakin perbaikan jembatan terus bisa dilakukan," jelas Politikus Partai Golkar ini.
Makmur yang juga mantan Bupati Berau ini menyebut Jembatan Sambaliung telah dibangun sejak tahun 1986 silam, sehingga sudah seharusnya mendapat perbaikan dan peremajaan agar fungsinya dapat berjalan optimal.
"Jangan sampai ada musibah akibat usia jembatan yang sudah tua. Kami di DPRD hanya mampu memberi dukungan politis," tegas Makmur.
Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan akan mengawal bantuan yang telah diberikan oleh provinsi dan akan menindaklanjuti kekurangan yang dibutuhkan.
"Kami ingin jembatan itu segera diperbaiki, segera kami bahas terkait dengan jalur alternatif yang akan digunakan masyarakat," tutup Makmur.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur