"Kami memerlukan bantuan kementerian," sebut Gamalis kepada Korankaltim.com Minggu (29/5/2022) hari ini.
Diketahui saat ini ada rencana maskapai penerbangan Citilink akan masuk ke Berau yang diharapkan bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi udara dari dan ke Bumi Batiwakkal.
Namun masuknya Citilink diprediksi belum cukup mengembalikan kondisi penerbangan di Bandara Kalimarau Berau sebelum adanya pandemi Covid-19.
"Insyaallah tanggal 1 Juni akan mendarat di Berau pesawat jenis ATR 72-600 milik Citilink, dan nanti akan disusul maskapai Air Asia. Kalau yang milik maskapai Wings Air itu jenis pesawat ATR 72-500 memang kurang lebih saja," sebut Gamalis.
Terkait dengan tarif atau rate harga diakui Politikus PPP ini belum ada pengumuman resmi dari Citilink. Maskapai Citilink berjanji dalam waktu dekat akan memberikan rate harga yang akan ditetapkan.
Kalau harga yang nantinya ditetapkan diatas Wings Air, maka sama saja tidak menjadi solusi alternatif bagi masyarakat.
"Dengan masuknya mereka (Citilink dan Air Asia) ini kan harapannya bisa menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi udara dan merasakan harga yang ada saat ini begitu tinggi," ungkap Gamalis.
Usaha Pemkab Berau tidak sampai disini, upaya mendatangkan maskapai lainnya seperti Super Jet, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya terus dilakukan. Sebagai informasi, maskapai Sriwijaya dan Garuda Indonesia sudah pernah masuk ke Bandara Kalimarau.
“Jadi harapannya bisa membuka kembali rute ke Berau, usaha itu sedang berjalan. Garuda dan Sriwijaya insya Allah akan menyusul," tutup Gamalis.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur