"Tentunya mengandalkan pihak ketiga, tidak hanya mengandalkan pemerintah daerah," kata Gamalis kepada Korankaltim.com Rabu (18/5/2022) hari ini.
Berdasarkan proposal kebutuhan, sedikitnya diperlukan anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk menggelar ajang nasional tersebut. Angka tersebut akan diupayakan untuk dipenuhi, namun politikus PPP ini mengatakan angka tersebut bukanlah sebuah patokan pasti.
Bisa saja dibawah dari angka yang telah disebutkan, sesuai dengan perhitungan kebutuhan yabg nantinya dilakukan.
"Artinya jangan menjadikan sebuah angka proposal menjadi kendala, kalau kami ingin menghidupkan pariwisata Bumi Batiwakkal yang kita andalkan ini, angka Rp ,5 miliar saya rasa bukan angka yang terlalu besar," tegas Gamalis.
Dirinya meminta OPD terkait harus optimistis pemilihan Duta Pariwisata Indonesia bisa dilaksanakan di Berau karena akan banyak keuntungan yang nantinya diterima Berau jika agenda tersebut terlaksana, khususnya dalam hal promosi pariwisata.
"Harus optimis, salah kalau pesimistis, kalau mau wisata Berau maju, ini salah satu upaya yang sangat menguntungkan untuk mempromosikan wisata Berau. Kalau ini dibatalkan tidak bisa berharap banyak dengan pariwisata Berau, karena ketidakmampuan dalam menyelenggarakan event nasional," pungkas Gamalis.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur