Melihat animo masyarakat yang ingin menghabiskan libur lebaran dengan memadati objek wisata di Kabupaten Berau sangat tinggi. Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi mengatakan, potensi penularan Covid-19 masih sangat mungkin terjadi pasca libur lebaran. Apalagi kunjungan wisatawan, di satu objek wisata saja mencapai ribuan pengunjung.
"Gelombang penularan Covid-19 sangat mungkin terjadi. Apalagi, sampai sekarang Covid-19 masih ada di Berau," jelasnya, Senin (9/5/2022).
Dijelaskannya, memang selama libur lebaran banyak pengunjung yang sudah dilengkapi sertifikat vaksin. Dan pengawasan prokes yang dilakukan pengelola wisata juga dilakukan, kendati demikian tetap saja potensi penularan bisa terjadi di tempat wisata. Untuk itu, pelaku wisata yang mengalami gejala yang mengarah kepada Covid-19, untuk tidak menutup diri dan langsung melaporkan agar tidak menulari keluarga dan lingkungan sekitarnya.
"Itu wajib dilakukan, guna mengurangi potensi penularan agar tidak meluas. Karena apabila tidak sadar diri, tentu akan merugikan diri dan orang-orang di sekitarnya," tuturnya
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki Dinkes Berau, sudah hampir sepekan pasca lebaran Idulfitri belum ada peningkatan signifikan yang terjadi. Namun, peningkatan belum bisa dilihat hanya kurun waktu singkat. Perlu waktu untuk melihat lonjakan tersebut.
Penulis: Tri Romadhani
Editor: Supiansyah