Minyak goreng curah tersebut diberikan kepada masyarakat dengan batas maksimal setiap orang mendapatkan lima liter.
Bupati Berau Sri Juniarsih mengimbau masyarakat untuk tidak membeli secara berulang kali agar tidak menimbulkan kerumunan juga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Untuk harga sendiri sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) dari kementrian yang berlaku yaitu Rp14 ribu per liter,” kata Sri kepada Korankaltim.com Jumat (15/4/2022) hari ini.
Sementara ini minyak goreng curah masih menyasar kecamatan terdekat yakni Tanjung Redeb, Teluk Bayur, Sambaliung dan Gunung Tabur dahulu, dan selanjutkan akan menyasar daerah kecamatan terjauh, melibatkan TNI-Polri untuk memastikan keamanan dalam pendistribusiannya nanti.
Bupati wanita pertama di Berau ini berharap minyak goreng curah yang didatangkan bisa sedikit mengurangi beban masyarakat khususnya para UMKM.
“Pemkab tidak pernah menutup mata terkait permasalahan yang menyangkut kelangkaan minyak goreng ini. Kami pasti akan selalu mengupayakan agar dapat membantu masyarakat dengan semaksimal mungkin,” tegas Sri Juniarsih.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur