“Untuk Kubar 2800 hektare, Mahulu 2000 hektare, itu prioritas tanam Kodim 0912 Kubar tahun ini. Sudah ada rapat antar Kodim 0912/Kbr bersama Dinas Pertanian Kubar. Juga dihadiri seluruh Danramil dan Babinsa se-Kubar. Yakni membahas target Luas Tambah Tanam (LTT) padi Kubar,” jelas Hendriawan Senjaya kepada Koran Kaltim, di Makodim Kubar, Rabu (30/8).
Ditambahkannya, mempertimbangkan kondisi cuaca tahun ini yang tinggi curah hujan di Kubar, maka dikerahkan petani untuk menanam jenis padi gunung. Namun demikian katanya, untuk padi sawah tetap diupayakan, pada daerah sawah yang kurang terdampak banjir Sungai Mahakam. “Kita prioritaskan padi gunung.Babinsa memotivasi petani untuk memaksimalkan hasil. Sudah ada dari provinsi memantau dan mengkaji untuk melipatgandakan hasil pertanian padi gunung di Kubar,” tegasnyas.
Ia menyebut selama ini petani di Kubar dalam menanam padi gunung masih menggunakan bibit padi tradisional. Pihak Kodim 0912/Kbr telah berkordinasi dengan Dinas Pertanian untuk mengadakan bibit padi gunung jenis unggul.
“Mungkin segera terealisasi bibit unggul padi gunung. Mudah-mudahan ini suatu terobosan untuk meningkatkan hasil padi gunung petani,” tuturnya.
“Saya perintahkan Babinsa di 13 Koramil untuk memotivasi, mengajak, serta mendampingi petani pada saat tanam padi gunung. Target kita agar tercapai ketahanan pangan Kubar. Meskipunsaat ini kendala kondisi cuaca yang sering membuat banjir,” pupusnya. (imr)