Keamanan di kawasan danau dilakukan untuk menarik kembali minat wisatawan yang berkunjung yang caranya adalah dengan membuat pagar pembatas di jalan masuk area danau secara swadaya dan meningkatkan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Saya belum mengecek kembali apakah sudah ada pengunjung atau belum, namun melihat cuaca beberapa hari terakhir yang kurang bersahabat, saya rasa belum ada pengunjung yang datang, tapi yang jelas hasil musyawarah pengurus objek wisata bersama dengan Muspika Bidukbiduk sudah dibuka” sebut Malik.
Koordinasi juga sudah dilakukan dengan Pemkab Berau melalui Dinas Pariwisata terkait pembukaan danau Labuan Cermin dan berharap Pemkab Berau bisa membantu meningkatkan kualitas pagar pembatas yang hanya dibangun menggunakan kayu dan tidak tahan lama.
“Dinas Pariwisata rencananya ingin meninjau langsung. Kami berterima kasih jika pagar pembatas bisa ditingkatkan, ini kan sifatnya hanya sementara karena dibangun dengan swadaya masyarakat dan dari kayu, tentunya lebih baik jika dibangun menggunakan bahan yang lebih tahan oleh air laut,” tuturnya.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau Masrani mengaku telah mendapat informasi tekait dibukanya kembali obyek wisata Labuan Cermin. Pagar pembatas diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan hewan seperti buaya masuk ke dalam kawasan wisata.
“Dibangunnya pagar pembatas bisa menimbulkan rasa aman bagi pengunjung yang datang kesana,” ucap Masrani.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur