Ia mengatakan, korban sempat terombang ambing di lautan karena mati mesin dan juga cuaca buruk yang terjadi pada Selasa (7/12/2021)
“Korban sudah dievakuasi,” singkatnya kepada KoranKaltim.com
Ia menjelaskan, Rabu (8/12/2021) pukul 11 malam, Ipang bertemu dengan Kapal Mesin (KM) Bahar di perairan Pulau Mataha. Setelah bertemu, keesokan harinya Ipang bersama kru KM Bahar berlayar menuju Kampung Balikukup sehingga tiba di Balikukup sekira pukul 12.10 Wita dalam keadaan selamat.
Setelah korban dibawa ke Pulau Balikukup, Kecamatan Bidukbiduk, korban langsung dievakuasi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Heri, korban tidak mengalami luka apapun. “Hanya trauma, tapi kondisi secara keseluruhan baik, dan operasi pencarian resmi ditutup,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, nelayan asal Kecamatan Talisayan dikabarkan menghilang di Perairan Sangalaki. Kejadian diperkirakan terjadi pada Selasa (7/12/2021) sekira pukul 20.40 Wita.
Dansatrol Lantamal XIII, Kolonel Laut (P) Sahatro Silaban, M.Tr.Hanla menuturkan, Danposal Tanjung Batu menerima laporan telepon perihal seorang nelayan yang hilang akibat mesin mati dan cuaca buruk, diperkirakan lokasi terkahir berada di Perairan Sangalaki jarak 47 kilometer
Penulis : Tri Romadhani
Editor : Bambang Irawan