Setelah mendengar suara tersebut, Deni langsung keluar untuk melihat situasi dan kondisi. Rupanya, si jago merah sudah membesar dari tempat tinggal tetangganya yang juga sebuah bengkel. "Saya keluar, api sudah mulai membesar," terangnya.
Saat itu juga ia langsung bergegas membantu untuk mengeluarkan barang-barang yang bisa di selamatkan terlebih dahulu. "Sempat tiga motor yang saya ingat bisa diselamatkan," tandasnya.
Kapolsek Teluk Bayur, Iptu Kasiyono menuturkan, diduga api pertama kali muncul dari plafon dan api jatuh ke kasur. Kemudian api membesar, dan melahap seluruh bangunan. "Itu api dari atap, dugaan sementara karena korsleting listrik," jelasnya.
Mantan Kapolsek Gunung Tabur ini mengatakan, akibat insiden kebakaran api, sedikitnya 16 unit kendaraan roda dua ludes terbakar. Sedangkan satu unit mobil berhasil diselamatkan. Untuk barang-barang korban sendiri, hanya sebagian yang selamat. "16 unit motor itu orang servis ya. Karena ini bengkel," katanya.
Ia melanjutkan, kobaran api berhasil dipadamkan kurang dari satu jam, setelah unit pemadam kebakaran dari Kecamatan Teluk Bayur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau menyiram dari berbagai arah, untuk mencegah api melebar ke pemukiman warga.
"Untuk korban jiwa tidak ada, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," pungkasnya.
Penulis : Tri Romadhani
Editor : Bambang Irawan