Salah seorang guru SDN 04 Sambaliung, Ari yang dikonfirmasi pada Minggu (28/11/2021) menuturkan, kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Berau dan Dinas Pendidikan Kabupaten Berau.
Untuk sementara, diketahui hanya uang sebesar Rp 250 ribu yang raib digondol maling. “Pertama diketahui ruang guru sudah dalam kondisi berantakan,” singkat Ari.
Ia melanjutkan, untuk kejadian pencurian memang ini bukan hal yang pertama terjadi. Ia mengatakan, untuk kasus sebelumnya sudah selesai di proses dan pelaku sudah dijatuhi hukuman pidana. “Sebelumnya itu kejadiannya tahun lalu, barang elektronik seperti laptop raib,” jelasnya.
Ia menambahkan, sekolah memang memiliki satpam tetapi hanya bertugas saat jam sekolah berlangsung. Diakuinya, pihak sekolah sudah mengajukan untuk merekrut penjaga malam kepada Dinas Pendidikan, namun belum terealisasi.
“Untuk penjaga malam tidak ada. Sebenarnya sudah ada rencana untuk mengadakan penjaga malam, tapi dari sekolah tidak bisa menggaji karena anggaran yang tidak ada,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Berau, Murjani mengatakan, belum mendapatkan informasi terkait kejadian ini. Namun, ia mengatakan, pada Senin (29/11/2021) akan meninjau sekolah tersebut. “Belum, mungkin karena kemarin libur ya,” paparnya.
Masrani mengatakan, ke depannya, untuk lebih meningkatkan keamanan, dalam lingkup sekolah yang notabene sepi pada malam hari, akan menempatkan penjaga sekolah sekaligus menjadi sekuriti, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Terlebih di masa pandemi seperti kemarin, seluruh sekolah menerapkan sistem belajar daring. Hal ini diduga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksinya. Terlebih, tidak sekolah yang tidak ada penjaganya.
“Momen sebenarnya, melihat sepi, tidak ada penjaga, akhirnya nekat melakukan pencurian,” ujar Masrani.
Masrani melanjutkan, ini akan dijadikan bahan evaluasi ke depannya. Agar kejadian serupa tidak terjadi. “Kita akan ke lapangan ya, kemudian rapat dan evaluasi, Langkah cepat dan tepat,” tuturnya.
Terpisah, Kapolsek Sambaliung, AKP Budi Witikno mengatakan, sudah menerima laporan tersebut dari pihak sekolah. Serta sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan saat ini sedang melakukan penyelidikan. “Sudah terima laporan. Kita masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya.
Penulis : Tri Romadhani
Editor : Bambang Irawan