Pejabat Sementara Kapolsek Segah Iptu Alimuddin kepada Korankaltim.com menjelaskan, Sarifuddin pergi memancing jam delapan pagi sejak hari Minggu (21/11/2021), memancing dan memasang tenda bersama temannya bernama Fauzi dan Boge serta Sudirman. Esoknya, hari Senin (22/11/2021) sekitar pukul 13.00 WITA pria 33 tahun itu diajak Fauzi kembali ke tenda namun ditolak.
Fauzi dan Boge pun kembali ke tenda mendatangi Sudirman yang tak ikut memancing, sementara Sarifuddin tetap memancing. Fauzi setelahnya pergi mengantar Boge karena akan bekerja.
“Jadi almarhum sendirian di lokasi dia memancing,” kata Alimuddin yang juga mantan Kanit 2 Satintelkam Polres Berau.
Pukul 15.00 WITA Fauzi kembali ke tenda dan tidak melihat Sarifuddin. Saat ditanyakan kepada Sudirman, temannya itu mengatakan kalau Sarifuddin memang belum kembali.
Keduanya pun mencari temannya itu. “Mereka mencari hampir satu jam lebih tapi tidak ketemu,” paparnya.
Fauzi kemudian melaporkan hal ini kepada pihak perusahaan tempat mereka bekerja dan dilakukan pencarian hingga pukul 18.00 WITA namun belum juga ditemukan, hanya sendal dan alat pancing milik Sarifuddin yang ada.
Hilangnya Sarifuddin dilaporkan ke polisi dan langsung dilakukan pencarian. Pencarian dihentikan saat dini hari karena tak juga ketemu dan dilanjutkan Selasa (23/11/2021) pagi tadi.
Pencarian dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau dan juga TNI Polri serta masyarakat. Akhirnya jasad Sarifuddin ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal dirinya memancing.
Diduga Sarifuddin hendak buang air kecil dan terpeleset ke sungai. Kuat dugaan pula almarhum tidak bisa berenang akhirnya tenggelam.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan saat ditemukan. Rencananya almarhum dimakamkan di Sulawesi,” tutup Alimuddin.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur